Alfied’s Weblog

Agustus 23, 2008

Tentang dia…

Diarsipkan di bawah: My notes — Tag:, , , — Alfied @ 11:56 pm

Sebenernya deep inside my hearth, aku masih ragu untuk mencintainya. Kita jauh dipisahkan dinding sedalam bumi setinggi langit. Tapi apa daya, aku benar-benar tak sanggup untuk menolak cinta itu. Karena begitu dalam menusuk, aku benar-benar tak sanggup untuk mencabutnya kembali.
Selayaknya manusia ber-Tuhan, tentu aku harus sanggup menerima semua perbedaan itu. Aku harus belajar dari semua yang dulu pernah kualami. Aku tak inggin untuk kesekian kali menerima kekecewaan.
Aku tau dia begitu mirip dengan ku. Dari matanya, aku dapat membaca garis kehidupan yang pernah ia jalani. Meski ada satu kesamaan yang membuat aku pedih. Tapi, aku tau itulah takdir kehidupan kita.
Aku mencintai semua kekurangannya diatas kelebihan dan kesempurnaannya.
Dari tatapan matanya yang benar-benar menghargai aku, amat mencintai aku. Dia amat sempurna bagiku. Kesempurnaan yang tak pernah aku temukan dari perempuan manapun. Tentu kecuali tak akan sebanding dengan Bunda. Tapi, kesempurnaan hati dan ketulusan cintanya yang membuat aku begitu sulit jika hendak membiarkannya pergi begitu saja.
Mungkin, ’seandainya’ tak ada ‘dinding pembatas’ itu, aku tak sedikitpun meragukannya. Tapi, apapun yang akan terjadi kemudian, aku siap. Takdir itu pasti, tapi manusia masih punya ‘hak’ untuk mengubah semuanya.

Blog pada WordPress.com.