Alfied’s Weblog

Juli 31, 2008

Suatu hari. . .

Diarsipkan di bawah: My notes — Tag:, , , , — Alfied @ 4:01 pm

Ah, judul yang terlalu kalsik untuk dibicarakan. Seperti bunda kita dulu semasa kecil yang mendongengkan suatu kisah untuk kita sebelum tidur. Selalu saja diawali dengan kata itu. Suatu hari dapat berarti masa lampau atau bahkan tentang masa depan. Dan selalu dapat dikaitkan dengan apapun dalam kehidupa kita.

Suatu hari saat kita masih dalam pelukan hangat sang Bunda. Saat kita menangis dan merintih namun sama sekali belum dapat mengucap sepatahkata pun. Mungkin Bunda tersenyum hangat pada kita, haru melihat tingkah kita yang hanya dapat menangis dan menangis. Lalu beliau memberikan apa yang kita mau saat itu. Betapa cinta Bunda kepada kita amat dalam. Dan kebanyakan dari kita mungkin tak menyadarinya. Sungguh, suatu hari yang amat indah. Entah, telah berapa lama kisah kita terkubur (belasan atau bahkan puluhan tahun).

Suatu hari ketika kita menikmati hari pagi yang cerah, di sambut secangkir kopi hangat dari istri tercinta. Lalu duduk bersama dan bercengkrama tentang anak-anak kita. Pagi itu amat indah,- mentari yang terasa hangat, ada pula alunan musik ‘kalsik’ yang terdengar lembut di telinga kita. Sambil bercengrama, kita lihat tawa bahagia dari wajah-wajah lembut anak-anak kita.

Indah memang yang ada dalam benak kita. Tapi bukan berarti Tuhan dengan gampang akan memberikan semua itu. Paling tidak, di sana harus ada usaha. Apa pun itu, keras atau ringan usaha yang kita lakukan akan berpengaruh pada masa depan kita kelak. Dan jika Tuhan mengizinkan apa yang selama ini kita impikan tercapai, tetap simpan semua kisah yang menemani perjalanan kita.

Blog pada WordPress.com.